9 Hal Yang Bisa Kita Teladani Dari Bruce Lee

5
18.21
Akhir-akhir ini, diet ala Deddy Corbuzier memang lagi hangat diperbincangkan. Sebagai orang yang kelebihan anugrah (baca: lemak), saya pun turut mencobanya.

Ga makan pagi, disiplin pada jendela makan, bahkan workoutnya rajin saya ikuti. setelah sekian lama, ternyata benar kawan, OCD itu ada pengaruhnya. tubuh saya mengecil.

Yaah, walaupun belum sekeren Corbuzier. Bertahap atuh, Broo. :))

Ketika lagi rajin-rajin-nya OCD, temen ada yang bilang, "Setelah jadi Deddy Corbuzier, sekalian aja ente jadi Bruce Lee."

Ucapan bernada cemoohan ini tak sedikit pun membuat saya sakit hati. Malah buat saya penasaran, seperti apa sih sosok Bruce Lee itu sebenarnya. Setelah itu sudah bisa ditebak, saya pun seaching habis-habisan tentang Bruce Lee di dunia maya.
Lanjut baca →

5 comments:

Life Is Risk

4
08.56
Dalam hidup, pasti ada masalah. Dalam perjalanan menuju sukses, pasti ada risiko. Karena seyogyanya, hidup adalah resiko.

Semoga video di bawah ini dapat menginspirasi kita semua, Kawan.

Lanjut baca →

4 comments:

Kita Seringnya Lupa...

0
18.51
Sore itu, Subang lagi romantis-romantisnya. Tak ada kemacetan, cuaca cerah dan mentari pun bersinar terang....

Sangat terang.

Saat itu saya sedang duduk di kursi mobil yang lagi melaju milik salah seorang calon nasabah. Niatnya mau silaturahim ke rumah orang tua beliau.

"Gerah ya Kang? maaf ya, AC nya belum dibenerin nih." Sepertinya Si Bapa melihat saya yang keringetan dan ga mau diem.

"Eh, oh.. iya ga apa-apa Pa. ga terlalu panas ko." jawab saya, salah tingkah. Sedikit berbohong.

"Memang cuaca sekarang ini lagi ekstrim pisan Kang, apalagi tengah hari begini. Biasanya, kalau panas-panas begini mah, tukang es buah atau jus pasti lagi kebanjiran order nih." kata Si Bapa sambil nyengir.

Lanjut baca →

0 comments:

0 comments:

Ingin Sukses? Ingat 3 Tangan Ini

3
09.20
Kemarin, kantor ngadain pelatihan untuk para marketers, di hotel Amaroossa, Bandung. Akan sedikit kuceritakan padamu kawan perihal acara kemarin itu. Acaranya berjalan 5 hari, dan sungguh mengasyikan.

Ada beberapa pemateri yang membuat saya terpukau, salah satunya adalah Pa Pepep. Pada tahun 2012 kemarin, beliau dinobatkan sebagai Pimpinan Cabang Pembantu (Pincapem) terbaik seluruh Indonesia. Luar biasa.

Menurut beliau, ketika kita menghadapi target yang diberikan perusahaan, janganlah itu dijadikan beban. Tapi, anggap sebagai tantangan dan ladang beramal agar kita lebih bermanfaat untuk manusia lainnya. "Njooy Ajaa." begitu kata Pa Pepep diiringi senyumnya yang khas.

Lanjut baca →

3 comments:

Mintalah Sesuatu

0
08.53

“Mintalah sesuatu kepada-Ku,” begitu Kau berkata suatu ketika. Aku tertawa dan berkata: “Aku telah cukup bersama-Mu. Tanpa kehadiran-Mu, seluruh dunia ini hanyalah sebatang kayu yang mengapung dan terombang-ambing di samudera-Mu.”

Lanjut baca →

0 comments:

40 Nasihat Imam Hasan Al Banna

0
15.24
Ketatnya persaingan dalam kehidupan, kadang membuat kita lupa akan nilai-nilai kemanusiaan. Hati ini selalu panas didera berbagai problema hidup. Untuk itu, agar hati kembali sejuk, ada baiknya kita merenungkan 40 nasihat yang disampaikan oleh Bapak pergerakan, Imam Hasan Al Banna.

1. Hendaklah engkau mempunyai wirid harian dari kitabullah tidak kurang dari satu juz. Usahakan mengkhatamkan Al-Qur’an dalam waktu tidak lebih dari sebulan dan tidak kurang dari tiga hari.

2. Hendaklah engkau membaca Al-Qur’an dengan baik, memperhatikannya dengan seksama dan merenungkan artinya.

3. Hendaklah engkau mengkaji Sirah Nabi dan sejarah para generasi salaf. Banyak membaca hadist Rasulullah saw, minimal hafal 40 hadist dalam Al-Arba’in An-Nawawiyah. Dan juga mengkaji pokok-pokok aqidah dan fiqih.
  
4.Hendaklah engkau bersegera melakukan general check up secara berkala atau berobat, begitu penyakit terasa mengenaimu. Disamping itu perhatikan faktor-faktor penyebab kekuatan dan perlindungan tubuh serta hindarilah faktor-faktor penyebab lemahnya kesehatan.
  
5. Hendaklah engkau menjauhi sikap berlebih-lebihan dalam mengkonsumsi kopi, teh, dan minuman perangsang lainnya. Hindarkan sama sekali rokok.
Lanjut baca →

0 comments:

Terik. Untung Ada Es Kelapa Madu!

2
15.22
Akhir-akhir ini, Cuaca Bandung sedang sangat menentu. Iya, sudah bisa ditebak, siangnya super panas, sore nya barang tentu bakalan hujan deras.

Tapi ini tak perlu dikeluhkan, Kawan. Karena... panas rezeki, hujan pun rezeki. :))

Saat hujan deras melanda, sudah bisa ditebak, tukang cuanki, baso, siomay bakal kebanjiran order.

Sedangkan kala terik mentari lagi pol-polnya melanda Bandung, pedagang es campur, es doger, cendol, cincau, es kelapa dan es-es lainnya sedang tersenyum sumringah sambil menghitung laba.
Lanjut baca →

2 comments:

Menyikapi Kematian Ala Steve Jobs

0
12.04



Sebagai manusia biasa, saya juga pernah menghadapi kegalauan, bimbang dalam menentukan pilihan, takut gagal ataupun cemas dengan keadaan keadaan yang sebetulnya belum tentu terjadi.

Tapi setelah membaca petikan pesan Steve Jobs ini, ternyata saya harus berpikir ulang.


"Mengingat saya akan segera mati merupakan hal yang sangat penting untuk membantu saya membuat pilihan-pilihan besar dalam hidup. Karena harapan, status, ketakutan, rasa malu, atau gagal, semuanya akan sirna ketika berhadapan dengan kematian." Steve Jobs. 

Pesan yang disampaikan oleh Steve Jobs kepada para wisudawan Universitas Stanford, AS, pada Juni 2005 ini benar-benar selaras dengan sabda Rasulullah SAW agar kita selalu mengingat mati.


Setelah saya renungkan, mengingat mati ternyata memiliki manfaat ganda. Selain menjauhkan kita dari hal-hal munkar, mengingat mati juga membuat kita berani dan tak perlu malu dalam berbuat kebaikan.




Sebelum mereguk sukses bersama Apple, Steve Jobs pun dikisahkan menghadapi berbagai kegagalan, penolakan bahkan cemoohan. Barang tentu, sebagai manusia biasa, dia juga pasti mengalami yang namanya ketakukan dan cemas yang datang silih berganti.

Tapi...

Dengan cara mengingat mati, mentalnya semakin kuat, semangatnya bangkit lagi dan bisa memberikan sesuatu yang sangat berguna untuk peradaban.

0 comments:

Gerus Penat Di Sungai Palayangan!

0
03.05
Untuk melepas penat, alam memang obat paling mujarab. Alam selalu memberikan kesegaran baru, yang mampu merefresh pikiran yang mungkin sudah overdosis oleh urusan duniawi. :D

Kemarin, tepatnya tanggal 18 Mei 2013, kantor tempat saya mengais rezeki, mengirim kami ke sebuah tempat di selatan Bandung sana, sebuah daratan tinggi yang memiliki suhu udara cukup dingin bernama Pangalengan.

Waktu itu, selepas Maghrib, kita berangkat bersama pake mobil kantor. Menurut rundown acara, pembukaan event ini digelar tepat jam 8 malam. Untuk menghindari macet, Bang Ray, yang waktu itu sebagai driver, berinisiatif agar kita ngambil jalur tol Pasteur saja, lalu keluar di pintu tol Kopo.

Untung tak dapat di raih, Malang gudangnya apel, kita tetap saja terjebak macet lama di daerah Kopo Sayati, Bihbul, dst. Yaah, namanya juga Bandung, tiap jengkalnya pasti macet kalau weekend begini. Untunglah, selepas Soreang, jalanan lancar jaya.
Lanjut baca →

0 comments:

Jangan Menunggu...

0
22.24


"Jangan menunggu termotivasi untuk melakukan sesuatu. Lakukan saja, maka kau akan termotivasi dengan sendirinya!"

My Jleb Quote

0 comments:

Gizi Yang Saya Dapat Dari Novel Edensor

2
15.53

Saya adalah pengagum karya Andrea Hirata. hampir semua bukunya saya punya. Mungkin ini agak sedikit subjektif, tapi dari semua Novel Andrea, yang paling membuat saya larut di dalamnya adalah kisah perjalan Ikal di Novel Edensor.

Banyak gizi yang saya dapat di Novel ini. Gizi untuk otak saya, tentu saja. Di Novel ini, selain bahasanya yang mengalir indah, Andrea seakan mengajak kita untuk menghargai arti perjuangan. Hidup jangan mau begitu-begitu saja.

"Ayo, ayo, keluar dari zona nyaman kalian." kurang lebih begitu yang ingin dikatakan oleh Bang Andrea.

Lanjut baca →

2 comments:

Om Bob: Anak Muda Sekarang Cengeng!

4
21.22

Manfaat terbesar yang saya rasakan setelah berkenalan dengan Twitter adalah ternyata jejaring sosial berlambang burung biru ini bisa menghemat biaya. iya, bikin irit.

Walaupun belum buat saya kaya raya, Twitter mampu mengerem pengeluaran saya dalam pencarian ilmu.

Dulu kalau ingin mendapatkan ilmu dari para pakar, kita harus mengikuti seminar-seminar atau kuliah-kuliah mereka. Kalian tahu sendiri, seminar itu mayoritas berbayar, karena ada pihak-pihak yang harus dibayar untuk menyukseskannya.

Bukan, bukannya saya anti dengan seminar. Saya cukup senang mengikuti seminar atau kuliah. Ada hal-hal istimewa dari kuliah langsung yang tak didapatkan dari kuliah di Twitter.

Mungkin kelebihannya Kuliah di Twitter adalah selain hemat biaya, bisa menghemat waktu pembicara sama penyimaknya juga. Kan bisa dilakukan saat senggang. Tanpa harus ada persiapan yang harus matang-matang amat. :)

Lanjut baca →

4 comments:

Bertahan Hidup Dengan Ilmu Goceng!

1
13.53


Ketika week-end melanda negeri, Biasanya saya mudik ke Subang. Selain bertemu istri, disana banyak teman juga. Iya, teman dari zaman SD hingga kuliah, tak perlu lah ya saya sebut satu persatu disini. Kelamaan.

Rumah teman yang tak pernah alpa saya kunjungi adalah rumahnya Mang Hade. Iya, namanya Hade. Mang itu panggilan khas Sunda, Kependekan dari Mamang atau Emang. Mamang itu kalau di-Indonesia-kan mah kurang lebih artinya Paman.

Siapa Mang Hade?

Lanjut baca →

1 comments:

Kata Bapak, Tentang Berumah Tangga

2
19.31

Di bulan april 2013 ini, hampir setiap sore, Subang selalu diguyur hujan deras. bukan hujan uang, tapi hujan yang masih sama dengan yang turun sejak zaman Samudra Pasai, yaitu hujan air tawar.

Saya yang waktu itu lagi sowan ke rumah orang tua, jelas sangat mensyukuri moment ini. Entahlah, bagi saya, hujan (tanpa petir) di sore hari itu selalu menghadirkan romantisme yang khas.

Dinginnya udara kala itu, seakan memandu kaki saya untuk segera bergegas menuju dapur. Seduh kopi, goreng ubi lalu nongkrong di teras rumah, sambil baca buku-buku baru (baca: buku lama yang belum terbaca) yang telah lama nongkrong tapi belum juga terjamah. Saking lamanya belum dibuka-buka Seakan-akan buku itu hanya barang koleksi, bukan bacaan yang sebenarnya bisa menggali potensi.

Lagi khusyuk-khusyuknya dialog dengan buku, tanpa tahu darimana datangnya, tiba-tiba bapak, duduk manis di samping saya, sambil menenteng secangkir kopi hitam.
Lanjut baca →

2 comments:

Belajar Inovasi Dari Coca Cola

0
08.37

Kemarin, saat saya ikut seminar Pak Rhenald tentang kewirausahaan, ada seorang peserta yang bertanya mengenai inovasi dalam berbisnis atau berjualan.

Menanggapi hal ini, Pak Rhenald langsung menampilkan sebuah video unik yang menceritakan perjuangan Coca Cola dalam mengembalikan omset penjualan mereka yang sempat anjlok drastis.

Saat itu, penjualan Coca Cola sempat mengalami penurunan parah karena munculnya tren ngopi. Anak muda lagi gemar-gemarnya ngopi. tempat tempat nongkrong berbau kopi, selalu penuh oleh kawula muda. Tau sendiri kan, Coca Cola itu target marketnya anak muda? ini yang beli malah kebanyakan orang tua katanya. :D
Lanjut baca →

0 comments:

Sudah Pernah Nyoba Etong Bakar Subang?

1
22.26

Malam itu, kurang lebih jam 21:27 WIS (Waktu Indonesia bagian Subang), hujan lagi deras derasnya. Sudah menjadi rahasia umum, cuaca dingin biasanya sangat bersahabat dengan rasa lapar.

Setelah hujan agak reda, istri yang waktu itu sedang hamil besar, langsung ngajakin nyari makan diluar. mungkin bawaan bayi kali ya, pengen seafood katanya. Saya yang tidak hamil, iya iya saja. wong saya juga lapar banget, padahal pas maghrib sudah ketemu lontong 2 biji. #hadeuh
Lanjut baca →

1 comments:

7 Kiat Berwirausaha Ala Prof. Rhenald Kasali

6
22.53

Pagi itu, recent update status BBM lagi deras derasnya. Terus berganti, setiap orang benar-benar lagi rajin melaporkan kegiatannya via gadget buatan Kanada tersebut.

Dari sekian banyak status yang muncul, ada satu status yang menarik perhatian saya, muncul dari teman bernama Teh Neni, kurang lebih statnya kayak gini:

“Siap-siap menyerap ilmu dari Pak Rhenald Kasali @Gedung Pos Indonesia, Bandung.”

Tak mau kehilangan kesempatan, Saya yang dalam beberapa hari ini sangat mengagumi artikel-artikelnya Pak Rhenald, langsung nanya ke Teh Neni.

Aih, ternyata seminarnya sebentar lagi di mulai. Pas saya nanya, udah pembukaan segala. Tanpa pikir panjang, saya bersama si Ajay (teman kantor) langsung menyusul ke gedung Pos. 
Lanjut baca →

6 comments:

Kami Hanya Sangat Menyukai Wayang

4
11.11


“Den posisi dimana?”

“Di Bandung, Boi. Aya naon euy?”

“Tanggal 5 April balik ka Subang nya, aya wayang golek di Alun-alun.”

“Wah mantap. Oke oke. Urang meluncur. ”

Itulah sepenggal percakapan saya dengan Si Wisnu. Saya lebih senang memanggilnya Budi. Kenapa Budi? Apakah dia mirip Budi Dalton? Kayanya nggak. Duh, lupa euy, karena panggilan itu udah lama tersemat di dirinya.

Persahabatan dengan Si Budi sudah terjalin lama. Sejak dari SMP kalau gak salah. Kami sangat berbeda. Dari dulu hingga jaman kuliah, prestasi akademis Si Budi selalu cemerlang. Sedangkan saya angin-anginan, kadang gemilang (dan ini jarang), kadang pula jomplang.
Lanjut baca →

4 comments:

Hati hati Dengan 3 Pintu Setan Ini!

2
23.20
Sebulan sekali, tiap malam Jum'at, di kantor cabang utama selalu diadakan pengajian rutin. pengajian yang juga media silaturahim antar karyawan ini kerap saya ikuti karena selain nambah ilmu, perbanyak teman, juga ada nasi bungkusnya. (iya, yang terakhir memang sangat duniawi)

Pada kesempatan kali ini, ustadz yang mendapat amanah mengisi tausyiahnya adalah seorang mubaligh sekaligus dosen Universitas Islam Bandung. Duh, saya lupa euy namanya (mungkin si Herdi tau, dia mahasiswa Unisba).

Tapi tenang kawan, walaupun lupa nama, saya masih ingat point-point penting dari tausyiahnya (karena saya tulis waktu itu).

Sambil duduk, Pak Ustadz terus mewanti-wanti agar kita selalu waspada terhadap godaan setan. Dari dulu hingga akhir zaman, setan tetaplah setan. Mereka tak akan berubah, akan terus menggoda dan menjerumuskan.

Menurut Pa Ustadz, ada 3 pintu setan yang perlu kita waspadai. Jangan sampai melalui 3 pintu tersebut, setan masuk dan terus mengajak kita pada kemunkaran.

Berikut 3 pintu setan yang perlu kita jauhi itu:
Lanjut baca →

2 comments:

Kata Pak WS Rendra Untuk Kita Yg Hobi Mengeluh

0
22.49

Saat membaca buku Tweet Sadiz-nya Mas Saptuari, saya menemukan satu puisi indah karya WS. Rendra.

Puisi yang Pak Rendra tulis saat sedang terbaring sakit ini seakan menyadarkan saya tentang....

Siapa saya?

Silahkan teman-teman baca dan resapi sendiri renungan dari penyair yang kerap dijuluki sebagai "Burung Merak" ini.

Lanjut baca →

0 comments:

Pesona Cumi Bakar Pantai Utara!

0
07.02
Selasa Pagi. Disaat kalender sedang merah, saya dan istri tak diam di rumah. Bagusnya sih libur itu bercengkrama dengan keluarga. Apa daya, istri yang masih berstatus mahasiswi, hari itu harus bimbingan skripsi.

Bimbinganya tidak dilakukan di kampus kawan, tapi kita harus mendatangi tempat Pak Dosen yang rumahnya ada di Indramayu.

Saat diminta antar, saya sih hayu-hayu saja. Padahal jujur, saat itu saya tidak tahu Indramayu itu dimana dan seperti apa. Untung ada Si Robi (teman kuliahnya istri) yang tau jalan.
Lanjut baca →

0 comments:

Keranjang Dharma 5 cm

3
08.46

Mungkin postingan ini agak telat. Bukan ‘agak’ lagi, tapi sudah ‘terlalu’ telat malah. Tapi tak apa, daripada makna yang saya dapat dari buku 5 cm menguap begitu saja, kan lebih baik saya tuliskan di sini.

Jujur, awalnya saya tak tertarik dengan buku 5cm karya Donny Dhirgantoro ini. Saat orang-orang mulai booming membicarakannya di Twitter dan Facebook, akhirnya saya baru ngeh, kalau buku bercover hitam ini harus dan perlu saya baca.

Iya, saya korban mainstream kali ini.Tapi tak mengapa, ini mainstream positif.

Lanjut baca →

3 comments:

Kejar Target Bersama Yamaha

0
07.13

Suatu hari di sebuah wawancara kerja...

“Oke, kamu bisa bawa motor, Den?” Tanya seorang ibu berkerudung, yang sepertinya akan jadi atasan saya nanti.

“Bisa, Bu.” Jawab saya, singkat.

“Punya motornya?”  Sambil mendelik, si ibu langsung balik nanya.

Dengan penuh percaya diri saya pun menjawab, “Ada bu. Yamaha V-Ixion.”

“Oh, bagus kalau gitu. Berarti mau dong ya jadi marketer? Nanti, di Bank ini, Saya tempatkan kamu di bagian marketing pembiayaan mikro.”

Whoa, nanti saya tugasnya ngapain nih Bu?”

“Ya simple lah, kamu harus nyari nasabah yang butuh pembiayaan tambahan modal usaha. Untuk segmen mikro, biasanya nyari ke pasar-pasar atau yang punya toko kelontong. Maksimal pembiayaan untuk segmen mikro, 100 juta per-orang ya.” Jawab si ibu itu penuh kasih sayang.

“Jadi, untuk awal tugas kalian. Saya kasih target 250 juta ya!” tambahnya.

Jedar.

Lanjut baca →

0 comments:

Setelah Lihat Ini, Masih Mau Merokok?

0
23.08
Malam yang sepi. hujan pula. Ditemani Stand by me-nya Oasis, saya nongkrong sendirian dalam kostn. Bingung mau ngapain, akhirnya saya coba lewatkan malam itu dengan nongkrong di depan laptop.

Puas cuap-cuap di jejaring sosial, saya pun mencoba memanfaatkan jaringan internet ini ke hal yang lebih berguna: baca berita politik. aiih, macam betuul.

Ternyata baca politik di malam hari itu gak baik. Selain lebih horor dibanding nightmare-nya Ardan, ternyata berita politik (yang mayoritas ngomongin korupsi) bikin puyeng juga. Saya jadi sok-sok'an mikirin negara. Ah, semoga negara juga mikirin saya. Mikirin bawang juga, yang harganya teruuuuus meroket.

Lanjut baca →

0 comments:

5 Tips Agar Nulis Gak Buntu!

0
07.41

Weekend itu tak seharusnya dilewatkan dengan selonjoran di rumah saja. Agar lebih indah, mungkin kita bisa menghabiskannya dengan ngadu layangan, lomba lempar lembing dengan mertua, renang di empang tetangga, atau yang lebih keren lagi, kumpul bersama teman-teman yang memiliki kesamaan hobi.

Opsi ketiga lah yang saya pilih.

Kemarin, tepatnya tanggal 10 Maret 2013, saya ikut kumpul di acara Obrolan Penulis Subang (OPS). Aih, ternyata ini event OPS yang ke-3. Lantas, kemana saya pas gelaran OPS yang pertama dan kedua? duh, lupa euy. Menyesal saya ga datang. soalnya banyak ilmu yang terlewatkan begitu saja.

Lanjut baca →

0 comments:

Aih, Surat Kabar Bekas

0
15.24
Hari itu hari Jum’at. 

Iya, hari jumat dimana kita para muslim diwajibkan untuk lebih bersyukur dan lebih giat melangkahkan kaki pergi ke mesjid untuk beribadah. Menunaikan ibadah shalat Jum’at tentu saja. 

Sudah seharusnya, sholat Jum’at itu dilaksanakan di mesjid-mesjid besar. Iya, kalian tahu kan, kalau sholat Jum’at itu harus berjamaah? Oleh karena itu, karena saya ingin berjamaah, maka berangkatlah saya ke Mesjid Salman ITB.
Lanjut baca →

0 comments:

Mari mari berwirausaha

1
15.14


Hari ini, lupa saya hari apa. Yang saya tahu, tanggalnya adalah 16 Januari 2013. Yeah, gempita tahun baru masih terasa disini. Tak hanya disini, tapi di kantor juga.

Sebagai seorang marketer, saya pun kebagian tugas untuk membagikan kalender 2013 kepada para nasabah nasabah kami.

Sebelum beredar, Kang Iksan (Team Leader Braga) sempat mewanti-wanti,
“Harus sampai hari ini ya, soalnya takut keburu kadaluarsa kalendernya.”
Dari situ saya tahu, ternyata kalender bisa juga bernasib sama dengan bolu kukus, ada waktu kadaluarsanya. 

Lanjut baca →

1 comments:

Dangkyou, Tupaitambun..

0
15.10
Asalamualaikum sobat blogger semuanya. Lama tak bersua. Lama tak bercengkrama dengan saya. Iya, dengan saya. Saya yang pada waktu-waktu ke belakang selalu corat-coret di blog Tupaitambun.com. 

Masih ingat dengan blog tersebut? Masih lupa juga ga apa-apa, siih. Ga dosa. Yang dosa itu adalah kalau lupa sholat sama lupa bayar zakat. Heuheuw.. :)

Alhamdulilah yahh, akhirnya saya bisa nulis lagi euy. Walau ga nulis lagi di Tupaitambun.com, yang penting kan tetep nulis. :) 

Lanjut baca →

0 comments:

Ngeblog (lagi)

2
15.03
Ngeblog memang asyik. Rasa bangga ketika tulisan kita dibaca khalayak, merupakan kepuasaan tersendiri bagi si empunya Blog. Apalagi ketika komennya ngaburudul (baca: banyak), pasti langsung sujud syukur, dan jadi rajin mengunjungi panti asuhan terdekat untuk bersedekah (saking bersyukurnya).

Terlepas dari rajin bersedekah atau tidak, semua blogger pasti senang kalau blognya kebanjiran pengunjung.

Blog itu seperti rumah. Layaknya sebuah rumah, pasti akan sangat menawan, kalau rumah itu sering didatangi oleh tamu. Tamu yang berwajah bahagia, tentu saja. Bukan tamu berwajah garang (bawa parang) yang berniat menagih utang.

Naudzubillah himindzalik…
#JauhkanBaimDariTerlilitHutangYaAllah

Lanjut baca →

2 comments: