Kami Hanya Sangat Menyukai Wayang

4
11.11


“Den posisi dimana?”

“Di Bandung, Boi. Aya naon euy?”

“Tanggal 5 April balik ka Subang nya, aya wayang golek di Alun-alun.”

“Wah mantap. Oke oke. Urang meluncur. ”

Itulah sepenggal percakapan saya dengan Si Wisnu. Saya lebih senang memanggilnya Budi. Kenapa Budi? Apakah dia mirip Budi Dalton? Kayanya nggak. Duh, lupa euy, karena panggilan itu udah lama tersemat di dirinya.

Persahabatan dengan Si Budi sudah terjalin lama. Sejak dari SMP kalau gak salah. Kami sangat berbeda. Dari dulu hingga jaman kuliah, prestasi akademis Si Budi selalu cemerlang. Sedangkan saya angin-anginan, kadang gemilang (dan ini jarang), kadang pula jomplang.
Lanjut baca →

4 comments:

Hati hati Dengan 3 Pintu Setan Ini!

2
23.20
Sebulan sekali, tiap malam Jum'at, di kantor cabang utama selalu diadakan pengajian rutin. pengajian yang juga media silaturahim antar karyawan ini kerap saya ikuti karena selain nambah ilmu, perbanyak teman, juga ada nasi bungkusnya. (iya, yang terakhir memang sangat duniawi)

Pada kesempatan kali ini, ustadz yang mendapat amanah mengisi tausyiahnya adalah seorang mubaligh sekaligus dosen Universitas Islam Bandung. Duh, saya lupa euy namanya (mungkin si Herdi tau, dia mahasiswa Unisba).

Tapi tenang kawan, walaupun lupa nama, saya masih ingat point-point penting dari tausyiahnya (karena saya tulis waktu itu).

Sambil duduk, Pak Ustadz terus mewanti-wanti agar kita selalu waspada terhadap godaan setan. Dari dulu hingga akhir zaman, setan tetaplah setan. Mereka tak akan berubah, akan terus menggoda dan menjerumuskan.

Menurut Pa Ustadz, ada 3 pintu setan yang perlu kita waspadai. Jangan sampai melalui 3 pintu tersebut, setan masuk dan terus mengajak kita pada kemunkaran.

Berikut 3 pintu setan yang perlu kita jauhi itu:
Lanjut baca →

2 comments:

Kata Pak WS Rendra Untuk Kita Yg Hobi Mengeluh

0
22.49

Saat membaca buku Tweet Sadiz-nya Mas Saptuari, saya menemukan satu puisi indah karya WS. Rendra.

Puisi yang Pak Rendra tulis saat sedang terbaring sakit ini seakan menyadarkan saya tentang....

Siapa saya?

Silahkan teman-teman baca dan resapi sendiri renungan dari penyair yang kerap dijuluki sebagai "Burung Merak" ini.

Lanjut baca →

0 comments:

Pesona Cumi Bakar Pantai Utara!

0
07.02
Selasa Pagi. Disaat kalender sedang merah, saya dan istri tak diam di rumah. Bagusnya sih libur itu bercengkrama dengan keluarga. Apa daya, istri yang masih berstatus mahasiswi, hari itu harus bimbingan skripsi.

Bimbinganya tidak dilakukan di kampus kawan, tapi kita harus mendatangi tempat Pak Dosen yang rumahnya ada di Indramayu.

Saat diminta antar, saya sih hayu-hayu saja. Padahal jujur, saat itu saya tidak tahu Indramayu itu dimana dan seperti apa. Untung ada Si Robi (teman kuliahnya istri) yang tau jalan.
Lanjut baca →

0 comments:

Keranjang Dharma 5 cm

3
08.46

Mungkin postingan ini agak telat. Bukan ‘agak’ lagi, tapi sudah ‘terlalu’ telat malah. Tapi tak apa, daripada makna yang saya dapat dari buku 5 cm menguap begitu saja, kan lebih baik saya tuliskan di sini.

Jujur, awalnya saya tak tertarik dengan buku 5cm karya Donny Dhirgantoro ini. Saat orang-orang mulai booming membicarakannya di Twitter dan Facebook, akhirnya saya baru ngeh, kalau buku bercover hitam ini harus dan perlu saya baca.

Iya, saya korban mainstream kali ini.Tapi tak mengapa, ini mainstream positif.

Lanjut baca →

3 comments:

Kejar Target Bersama Yamaha

0
07.13

Suatu hari di sebuah wawancara kerja...

“Oke, kamu bisa bawa motor, Den?” Tanya seorang ibu berkerudung, yang sepertinya akan jadi atasan saya nanti.

“Bisa, Bu.” Jawab saya, singkat.

“Punya motornya?”  Sambil mendelik, si ibu langsung balik nanya.

Dengan penuh percaya diri saya pun menjawab, “Ada bu. Yamaha V-Ixion.”

“Oh, bagus kalau gitu. Berarti mau dong ya jadi marketer? Nanti, di Bank ini, Saya tempatkan kamu di bagian marketing pembiayaan mikro.”

Whoa, nanti saya tugasnya ngapain nih Bu?”

“Ya simple lah, kamu harus nyari nasabah yang butuh pembiayaan tambahan modal usaha. Untuk segmen mikro, biasanya nyari ke pasar-pasar atau yang punya toko kelontong. Maksimal pembiayaan untuk segmen mikro, 100 juta per-orang ya.” Jawab si ibu itu penuh kasih sayang.

“Jadi, untuk awal tugas kalian. Saya kasih target 250 juta ya!” tambahnya.

Jedar.

Lanjut baca →

0 comments:

Setelah Lihat Ini, Masih Mau Merokok?

0
23.08
Malam yang sepi. hujan pula. Ditemani Stand by me-nya Oasis, saya nongkrong sendirian dalam kostn. Bingung mau ngapain, akhirnya saya coba lewatkan malam itu dengan nongkrong di depan laptop.

Puas cuap-cuap di jejaring sosial, saya pun mencoba memanfaatkan jaringan internet ini ke hal yang lebih berguna: baca berita politik. aiih, macam betuul.

Ternyata baca politik di malam hari itu gak baik. Selain lebih horor dibanding nightmare-nya Ardan, ternyata berita politik (yang mayoritas ngomongin korupsi) bikin puyeng juga. Saya jadi sok-sok'an mikirin negara. Ah, semoga negara juga mikirin saya. Mikirin bawang juga, yang harganya teruuuuus meroket.

Lanjut baca →

0 comments:

5 Tips Agar Nulis Gak Buntu!

0
07.41

Weekend itu tak seharusnya dilewatkan dengan selonjoran di rumah saja. Agar lebih indah, mungkin kita bisa menghabiskannya dengan ngadu layangan, lomba lempar lembing dengan mertua, renang di empang tetangga, atau yang lebih keren lagi, kumpul bersama teman-teman yang memiliki kesamaan hobi.

Opsi ketiga lah yang saya pilih.

Kemarin, tepatnya tanggal 10 Maret 2013, saya ikut kumpul di acara Obrolan Penulis Subang (OPS). Aih, ternyata ini event OPS yang ke-3. Lantas, kemana saya pas gelaran OPS yang pertama dan kedua? duh, lupa euy. Menyesal saya ga datang. soalnya banyak ilmu yang terlewatkan begitu saja.

Lanjut baca →

0 comments:

Aih, Surat Kabar Bekas

0
15.24
Hari itu hari Jum’at. 

Iya, hari jumat dimana kita para muslim diwajibkan untuk lebih bersyukur dan lebih giat melangkahkan kaki pergi ke mesjid untuk beribadah. Menunaikan ibadah shalat Jum’at tentu saja. 

Sudah seharusnya, sholat Jum’at itu dilaksanakan di mesjid-mesjid besar. Iya, kalian tahu kan, kalau sholat Jum’at itu harus berjamaah? Oleh karena itu, karena saya ingin berjamaah, maka berangkatlah saya ke Mesjid Salman ITB.
Lanjut baca →

0 comments:

Mari mari berwirausaha

1
15.14


Hari ini, lupa saya hari apa. Yang saya tahu, tanggalnya adalah 16 Januari 2013. Yeah, gempita tahun baru masih terasa disini. Tak hanya disini, tapi di kantor juga.

Sebagai seorang marketer, saya pun kebagian tugas untuk membagikan kalender 2013 kepada para nasabah nasabah kami.

Sebelum beredar, Kang Iksan (Team Leader Braga) sempat mewanti-wanti,
“Harus sampai hari ini ya, soalnya takut keburu kadaluarsa kalendernya.”
Dari situ saya tahu, ternyata kalender bisa juga bernasib sama dengan bolu kukus, ada waktu kadaluarsanya. 

Lanjut baca →

1 comments:

Dangkyou, Tupaitambun..

0
15.10
Asalamualaikum sobat blogger semuanya. Lama tak bersua. Lama tak bercengkrama dengan saya. Iya, dengan saya. Saya yang pada waktu-waktu ke belakang selalu corat-coret di blog Tupaitambun.com. 

Masih ingat dengan blog tersebut? Masih lupa juga ga apa-apa, siih. Ga dosa. Yang dosa itu adalah kalau lupa sholat sama lupa bayar zakat. Heuheuw.. :)

Alhamdulilah yahh, akhirnya saya bisa nulis lagi euy. Walau ga nulis lagi di Tupaitambun.com, yang penting kan tetep nulis. :) 

Lanjut baca →

0 comments:

Ngeblog (lagi)

2
15.03
Ngeblog memang asyik. Rasa bangga ketika tulisan kita dibaca khalayak, merupakan kepuasaan tersendiri bagi si empunya Blog. Apalagi ketika komennya ngaburudul (baca: banyak), pasti langsung sujud syukur, dan jadi rajin mengunjungi panti asuhan terdekat untuk bersedekah (saking bersyukurnya).

Terlepas dari rajin bersedekah atau tidak, semua blogger pasti senang kalau blognya kebanjiran pengunjung.

Blog itu seperti rumah. Layaknya sebuah rumah, pasti akan sangat menawan, kalau rumah itu sering didatangi oleh tamu. Tamu yang berwajah bahagia, tentu saja. Bukan tamu berwajah garang (bawa parang) yang berniat menagih utang.

Naudzubillah himindzalik…
#JauhkanBaimDariTerlilitHutangYaAllah

Lanjut baca →

2 comments: