Menyikapi Kematian Ala Steve Jobs

0
12.04



Sebagai manusia biasa, saya juga pernah menghadapi kegalauan, bimbang dalam menentukan pilihan, takut gagal ataupun cemas dengan keadaan keadaan yang sebetulnya belum tentu terjadi.

Tapi setelah membaca petikan pesan Steve Jobs ini, ternyata saya harus berpikir ulang.


"Mengingat saya akan segera mati merupakan hal yang sangat penting untuk membantu saya membuat pilihan-pilihan besar dalam hidup. Karena harapan, status, ketakutan, rasa malu, atau gagal, semuanya akan sirna ketika berhadapan dengan kematian." Steve Jobs. 

Pesan yang disampaikan oleh Steve Jobs kepada para wisudawan Universitas Stanford, AS, pada Juni 2005 ini benar-benar selaras dengan sabda Rasulullah SAW agar kita selalu mengingat mati.


Setelah saya renungkan, mengingat mati ternyata memiliki manfaat ganda. Selain menjauhkan kita dari hal-hal munkar, mengingat mati juga membuat kita berani dan tak perlu malu dalam berbuat kebaikan.




Sebelum mereguk sukses bersama Apple, Steve Jobs pun dikisahkan menghadapi berbagai kegagalan, penolakan bahkan cemoohan. Barang tentu, sebagai manusia biasa, dia juga pasti mengalami yang namanya ketakukan dan cemas yang datang silih berganti.

Tapi...

Dengan cara mengingat mati, mentalnya semakin kuat, semangatnya bangkit lagi dan bisa memberikan sesuatu yang sangat berguna untuk peradaban.

About the author

Ditulis oleh Baladen Haneef. Maaf bila subjektif. Tak ada niat sedikitpun untuk menggurui.

0 comments: