9 Hal Yang Bisa Kita Teladani Dari Bruce Lee

5
18.21
Akhir-akhir ini, diet ala Deddy Corbuzier memang lagi hangat diperbincangkan. Sebagai orang yang kelebihan anugrah (baca: lemak), saya pun turut mencobanya.

Ga makan pagi, disiplin pada jendela makan, bahkan workoutnya rajin saya ikuti. setelah sekian lama, ternyata benar kawan, OCD itu ada pengaruhnya. tubuh saya mengecil.

Yaah, walaupun belum sekeren Corbuzier. Bertahap atuh, Broo. :))

Ketika lagi rajin-rajin-nya OCD, temen ada yang bilang, "Setelah jadi Deddy Corbuzier, sekalian aja ente jadi Bruce Lee."

Ucapan bernada cemoohan ini tak sedikit pun membuat saya sakit hati. Malah buat saya penasaran, seperti apa sih sosok Bruce Lee itu sebenarnya. Setelah itu sudah bisa ditebak, saya pun seaching habis-habisan tentang Bruce Lee di dunia maya.

Alih alih belajar tentang cara merampingkan tubuh, saya malah belajar hal lain yang lebih berharga dari Bruce Lee.

Selain piawai membugarkan tubuhnya, Bruce Lee ternyata memiliki kepiawain lain. Bisa saya simpulkan, Fisik yang keren yang dia miliki itu terlahir dari cara berpikirnya yang senantiasa benar dan positif. Bukankah semuanya berawal dari pikiran, Kawan?

Simplenya, selain jago olahraga, murid dari grandmaster wingchun Ip Man ini juga sangat jago olahpikir.

Nah, nilai nilai inilah yang saya dapat dari Bruce lee, yaitu membentuk badan serta yang jauh lebih berharga adalah..... membentuk pikiran.

Berikut ini 9 pelajaran hidup yang terlahir dari buah pikirannya Bruce Lee. Mari kita telaah satu persatu, Kengkawan.

1. Pelajaran Pertama – Tujuan Hidup
 Bruce Lee pernah berkata, “Salah satu cara agar hidup kita abadi adalah dengan menjalani hidup yang bermakna.”

Kata kata Bruce Lee  ini seakan mengingatkan kita, kalau dalam melewati hidup yang singkat ini, kita hanya punya satu tubuh saja. Artinya, hanya ada satu kesempatan. Oleh karena itu, jalanilah hidup yang tak sampai 100 tahun ini dengan perasaan riang serta yang lebih penting adalah..... bermanfaat untuk lingkungan sekitar.


 2. Pelajaran Kedua - Batas
“jangan pernah memberikan batas terhadap apa yang bisa kamu lakukan. Tidak ada batasan! Kamu jangan hanya diam saja. Pergilah keluar! If its kill you, its kill you!”. Bruce Lee.

Jangan pernah membatasi diri kawan, in shaa Allah, kalau Allah menghendaki, semua itu mungkin. Karena yang ga mungkin itu Cuma satu, yaitu makan kepala sendiri!

Dalam suatu kesempatan, Bruce Lee juga sempat berujar, “Sejak aku masih kecil, aku selalu memiliki insting atau dorongan untuk tumbuh dan berkembang. Bagiku, fungsi dan kewajiban dari seorang manusia adalah, dia harus mampu mengembangkan satu bakat yang menjadi andalannya.”

Kata kata Bruce Lee ini seakan mengingkatkan pada sebuah quote bagus yang saya dapat dari Twitter –entah ini quote siapa, mungkin kengkawan ada yang tau- , “Ketika kamu ingin menjadi segalanya, kamu tidak akan menjadi apa-apa.”


3. Pelajaran Ketiga – Kebahagiaan
“Berbahagialah selalu, tapi ingat, jangan cepat puas!” Bruce Lee.

Nah, biarkan dirimu selalu bahagia, Kawan.  Hidup ini sebentar, Jangan menunggu sukses atau tercapai target dulu baru bisa bisa bahagia. Hidup kan berputar, ada siang ada malam. Kadang subur, kadang tandus. Ada panas, ada hujan. Dan akhirnya, ketika ada sedih, pasti akan datang bahagia.  Ya ngga..? :) iya aja deeh, biar cepet.


4. Pelajaran Keempat – Percaya Diri
Ketika mendapat sorotan dari dunia luar, Bruce Lee pernah berkata begini, “aku hidup di dunia ini bukan untuk mengikuti apa yang kamu katakan. Begitu pun kamu, tak perlu mengikuti apa yang aku katakan.”

Begitulah kawan, selalu harus kita ingat, kitalah yang menentukan diri kita mau seperti apa. Bukan orang lain. So, ketika kamu bekerja keras mengejar mimpi yang selama ini diidamkan, yang pertama harus dilakukan adalah PERCAYA PADA TUHAN DAN DIRI SENDIRI. Jangan terlalu memedulikan apa yang dikatakan orang. Jalan terus dan apapun tantangannya, tetap berpikiran positif.

Seperti apa yang dikatakan Bruce Lee, “As you think, so shall you become.”


5. Pelajaran Kelima - Action
“tahu saja tidak cukup, kita harus mengaplikasikanya. Mau saja tidak cukup, kita harus benar benar melakukannya.”

Bruce Lee juga berkata, “ketika terlalu banyak menghabiskan waktu untuk berpikir, pekerjaanmu tak akan kunjung selesai.”

Kata kata ini seakan mengingatkan saya pada slogan Nike, “Just Do It!”. Jangan bangga punya banyak ide, karena semua itu hanya omong kosong belaka kalau kamu ga action-action.


6. Pelajaran Keenam – Fokus Pada Proses
“Aku tidak takut dengan orang yang berlatih 10000 tendangan tapi hanya satu kali. Yang aku takutkan adalah orang yang berlatih satu tendangan, tapi sebanyak 10000 kali.” Bruce Lee

Kalau kata orang bijak mah, banyak jalan menuju Roma, Kawan. Tapi ingat, sampai kapan pun kita ga akan pernah nyampe Roma kalau selama perjalanan, selalu ganti-ganti arah. Fokus dong, Bro!


7. Pelajaran Ketujuh – Tangguh
“Jangan meminta kepada tuhan untuk diberikan hidup yang tanpa beban, tapi mintalah kekuatan pada-Nya, agar mampu memikul beban tersebut.” Bruce Lee.

Kata Mario Teguh juga, bukankah hidup adalah perjalanan dari satu masalah ke masalah yang lain? Jangan cengeng, Kawan. Hadapi masalah itu satu persatu dengan tabah dan pantang menyerah. Yakin, yakin, yakin, kalau Allah ga akan ngasih cobaan melebihi batas kemampuan makhluknya. :)


 8. Pelajaran Kedelapan – kegagalan
“jangan takut gagal. Yang harus kamu takutkan adalah cita-cita yang rendah.” Bruce Lee

Gagal adalah hal biasa. Itu proses. Para motivator juga udah pada bilang kan, kalau disikapi dengan benar, banyak pelajaran yang bisa diambil dari kegagalan. Ketika anaknya mulai belajar berjalan lalu gagal dan gagal lagi, Tak ada satu orang tua pun yang berkata, “Ah anakku tidak ada bakat berjalan.” So, kenapa itu tak kau tanamkan juga di kehidupanmu?


9.  Pelajaran Kesembilan – Melayani
“Hidup yang hakiki adalah hidup yang senang melayani orang lain.” Bruce Lee

Ada satu cara ampuh untuk bisa meraih cita-cita. Mau tau? Simple saja, bantu orang lain –tentu saja dengan ikhlas dan senang hati- untuk meraih cita-citanya. Ingat kata Nabi SAW, “manusia yang paling baik adalah mereka yang bermanfaat bagi makhluk lainnya.” :)




Tulisan ini sebenarnya saya tujukan untuk memotivasi diri sendiri. Semoga kalian juga merasa terpacu, kawan. Mari sama-sama saling menyemangati.



Subang, 24 November 2013. Ditulis di rumah yang saat itu lagi sepi. Tak ada yang menemani, hanya segelas teh tanpa gula.... karena lagi OCD.


Salam hormat,


Deden Hanafi.

-- Gambar pinjam dari fanpop.com dan theplace2.ru.

About the author

Ditulis oleh Baladen Haneef. Maaf bila subjektif. Tak ada niat sedikitpun untuk menggurui.

5 komentar:

  1. Pikiran juga akan mempengaruhi fifik bukan?

    BalasHapus
  2. Footnote nya keren, "lagi OCD" asa jadi hayang ngiluan tap hoream wae... lanjutkan!

    BalasHapus
  3. bruce lee memang keren banget yeeee

    BalasHapus
  4. Bukan cuma badanya yg keren otaknya juga 😎

    BalasHapus