Nasihat Abah Eman (1) : Pipis Enak

0
23.40


Kalau lagi senggang dan sedang dirundung masalah, biasanya saya suka berkunjung ke rumah Abah Eman. bukan, beliau bukan dukun. bukan paranormal, bukan pula seorang peramal.

Beliau adalah kakek saya. Berumur 68 tahun. Dulunya seorang guru SD, dan kini telah lama pensiun.  

Hobinya ngisi TTS, kemudian main halma dan ular tangga sama cucu cucunya.

Kesehariannya, kalau gak nganter Emih (Nenek) ke pasar, paling ke sawah atau kalau nggak, suka ngasih makan ikan mas di balong/kolam kesayangannya.

"Kenapa Den kamu murung kitu?" tanyanya waktu saya sengaja sowan ke rumahnya. ((kitu = begitu))

"Lieur, Bah. Padamelan di kantor numpuk. teu anggeus-anggeus. Kadang aya weh masalah na teh." Jawab saya. ((Pusing, Bah. Kerjaan di kantor numpuk. ga selesai selesai. Selalu saja ada masalah."

Lanjut baca →

0 comments:

2 Cara Sederhana Agar Awet Muda

0
10.40


Kemarin, tepatnya hari minggu tanggal 16 Juli 2017, saya mengikuti satu event gowes, yang sebenarnya, tak direncanakan sama sekali.

Iya, semuanya serba dadakan.

Awalnya saya yang hanya berencana gowes santai keliling kota bareng si Andrew dan si Fajar, setibanya di alun alun Subang, melihat banyak kerumunan orang orang bersepeda. Mau pada kemana nih?

Ternyata, para goweser ini sedang berencana akan melakukan touring ke daerah Aul, Cimenteng Subang. Untuk orang Subang, pasti sudah tau, betapa jauhnya ini tempat kalau ditempuh dari daerah Subang kota. Rute yang kami ambil adalah dari alun alun subang, masuk jalur nanjak cimereta, dan kemudian masuk jalur hutan.
Lanjut baca →

0 comments:

5 Manfaat Puasa Yang Mungkin Belum Anda Ketahui

0
14.42

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, berkat kasih sayangnya, kita kembali diundang untuk mengikuti 'pelatihan' di bulan Ramadan. Semoga kita mampu meresapi nikmatnya lapar, indahnya sabar, tadabur Qur'an serta merasakan tunduknya hati ketika melakukan shalat-shalat malam.

Selain itu, untuk sebulan ke depan, lantunan adzan maghrib akan terdengar lebih syahdu dan sangat kita rindukan. Kerinduan dan kegembiraan ini sungguh tak akan dirasakan oleh orang yang tidak berpuasa.
Lanjut baca →

0 comments:

Obrolan Yang Enak. Seenak Nasi Lengko!

0
11.02
Obrolan kali ini dihadiri oleh para penulis asal Subang ini (mulai dari penulis buku, penulis blog, jurnalis bahkan hingga penulis status-status Facebook -- yang terakhir, Saya.) tumplek blek disana. Iya, disana, di  rumahnya juragan penerbit Tigamaha, Mas Yanu.

Acara yang berlangsung akhir pekan ini selalu hadir dengan gaya khasnya. Santai, kekeluargaan, tapi tetap bersahaja. Sambil lesehan di ruang tamu Mas Yanu yang penuh dengan buku, kita terus ngobrol dan tertawa hingga suguhan berupa Kopi hitam pekat datang di depan kami. kita berhenti sejenak saat itu, seduh kopi, seruput, ngobrol lagi. Alhamdulillah gratis.
Lanjut baca →

0 comments:

Trip To Garut Part II - Leuwi Tonjong

0
08.26

Setelah puas berenang dan jumpalitan di Leuwi Jurig, kami pun sepakat untuk langsung bergegas ke destinasi selanjutnya, Leuwi Tonjong.

Kenapa dinamakan Leuwi Tonjong, jujur, sampe sekarang saya pun tak terlalu mengerti. Nanti saya searching lagi deh. Tonjong itu apa ya?

Untuk rute, dari kecamatan Bungbulang (tempat dimana Leuwi Jurig berada) kita langsung melesat ke daerah 

Kecamatan Sukahurip. Kalau menurut komentar komentar di instagram, konon view di leuwitonjong ini hampir mirip dengan Halongbay yang ada di Vietnam. Aih, sedaap. Kita makin penasaran.

Awalnya dijalan kita hepi-hepi, saling ledek, saling lempar gurauan. Tapi lama lama, muncul pertanyaan dalam benak masing-masing:

“INI KOK GA NYAMPE NYAMPE YAA?”

Lanjut baca →

0 comments:

Trip To Garut - Leuwi Jurig

0
08.00

Pada suatu sore, Si Ade (Sohib kantor) berujar dengan sangat girangnya, “Ndri liat nih, indah kieu nya.” katanya sambil menunjukan beberapa foto di akun instagramnya.

“Wih, enya. dimana ieu Mang?” — (Dimana ini, Mang?)

“Garut, Ndri. Hayu ah kita acarakan kesana.” Jawabnya singkat. Tanpa melewati debat yang berkepanjangan, saya pun langsung tanda tangan, tanda setuju. bahkan, Sangat setuju.

Berangkatlah kita. pada jumat malam itu, Saya, si sade, jeni, yoga dan si shum langsung meluncur untuk menyambangi tempat yang memang lagi hits di Garut itu. Kalau tak salah (berarti benar) tempat itu adalah LeuwiJurig dan LeuwiTonjong.

Lanjut baca →

0 comments:

Eh, Saya Jadi Ganteng

0
23.38

Dulu, sebelum era Android, ngedit foto itu musti buka laptop, lantas klik photoshop atau photoscape, kemudian searching dulu di Google perihal edit ataupun retouch photo agar kelihatan ciamik.

Zaman pun bergerak, ngedit foto kini lebih simple. Ada satu aplikasi di playstore yang kini lagi in. Namanya Faceapp.

Coba deh.

Kita cukup selfie, masukin foto itu ke aplikasi, dan tinggal pilih fitur yang cocok dengan selera.
Lanjut baca →

0 comments:

Lucu: 7 Foto Hewan Lagi Pada Selfie

0
10.08

Siapa yang tak suka selfie? Dengan berkembangnya teknologi smartphone (terutama kamera depan), Setiap orang mendadak ngartis. Seakan kalau tak selfie (dan di-upload di IG), meriang seluruh badan.

Tak mau kalah dari manusia, kini para satwa pun kepincut untuk eksis. Mereka beramai ramai selfie, dengan gaya khasnya masing-masing. Berikut contohnya:
Lanjut baca →

0 comments:

Filosofi Gigi

0
07.55

Bapak pernah bilang, “Sing saha jalma nu apal diri na, maka bisa kenal ka Gusti na.” Itu dalam bahasa Sunda kawan, mungkin kalau di Indonesia kan, kurang lebih artinya Siapa yang kenal diri nya, maka dia bisa mengenal tuhannya.

Pepatah ini sampai sekarang terus saya renungi.

Kemarin, saat lagi di Bandung, saya menyempatkan ke toko buku Toga Mas yang ada di Jl. Supratman. Menurut saya, tak ada destinasi terbaik di Bandung selain toko buku. Mungkin ini terlalu naif, tapi dulu, saat pertama kali memasuki dunia kerja, selain keluarga, bukulah yang membuat saya semangat . Pikir saya kala itu, saya harus giat bekerja, biar bisa dapat uang, karena saya yakin, pemilik toko tak akan mau bukunya ditukar dengan kacang tanah.
Lanjut baca →

0 comments:

Memulai

0
17.35

Banyak hal baru dalam hidup, yang kita belum berpengalaman di dalamnya, tapi kita musti hadapi. Ada yang dihadapi dengan senang hati. Ada yang dilakukan secara setengah hati, bahkan ada pula hal baru yang saya lakukan secara terpaksa.

Tapi satu yang pasti, mau tak mau semuanya harus dihadapi.

Semakin sini saya semakin sadar, kalau negative thinking itu sangat mencelakakan. Apalagi kalau belum mulai saja, sudah suudzon duluan.
Lanjut baca →

0 comments: