Obrolan Yang Enak. Seenak Nasi Lengko!

0
11.02
Obrolan kali ini dihadiri oleh para penulis asal Subang ini (mulai dari penulis buku, penulis blog, jurnalis bahkan hingga penulis status-status Facebook -- yang terakhir, Saya.) tumplek blek disana. Iya, disana, di  rumahnya juragan penerbit Tigamaha, Mas Yanu.

Acara yang berlangsung akhir pekan ini selalu hadir dengan gaya khasnya. Santai, kekeluargaan, tapi tetap bersahaja. Sambil lesehan di ruang tamu Mas Yanu yang penuh dengan buku, kita terus ngobrol dan tertawa hingga suguhan berupa Kopi hitam pekat datang di depan kami. kita berhenti sejenak saat itu, seduh kopi, seruput, ngobrol lagi. Alhamdulillah gratis.


Pada event OPS kali ini, kita kedatangan seorang pembicara keren, yaitu Bu Euis Hern, siapakah beliau?

Mari kita kenalan.

Bu Euis ini asli Subang dan berprofesi sebagai seorang pendidik. Selain mengajar, Bu Euis ternyata memiliki hobi unik, yaitu menulis puisi. Iya, saya dikasih bukunya saat itu, puisi-puisinya dalam, membuat saya agak tercenung, untuk kemudian senyum.

Bu Euis, pernah mengikuti event penyair seluruh Indonesia, menurut beliau, Indonesia ini termasuk negeri yang kurang menghargai karya sastra. Sangat berbeda dengan negara tetangga, Malaysia. Disana, penulis itu sangat dihargai, karena mereka tahu, menulis adalah hasil dari olah jiwa dan rasa.

Menurut beliau, "Di Indonesia, dengan budaya bacanya yang masih rendah, penulis itu kurang dihargai." Bu Euis merenung sebentar, "Bahkan pemerintah daerah pun kurang respect dengan acara-acara yang berbau tulis-menulis."

"Tapi jangan patah semangat." Sambil tersenyum, Bu Euis melanjutkan, "Jadikanlah kegiatan menulis ini sebagai rekreasi jiwa. Tujuannya jangan harta. In shaa Allah, nanti juga ada bonusnya kok kalau kita ikhlas mah."

Obrolan pun ditutup dengan kedatangan nasi lengko yang aih, sangat lezat rasanya.

Bu Euis dan Demprut Karyanya. Foto pinjam dari TintaHijau.com

Event ini terjadi pada tahun 2013 lalu, entah mengapa saya baru mempostingnya sekarang. Kasian, kelamaan mengendap di draft.


About the author

Ditulis oleh Baladen Haneef. Maaf bila subjektif. Tak ada niat sedikitpun untuk menggurui.

0 comments: